Telkom University Purwokerto (Tel-U Purwokerto) resmi membuka rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 dengan mengusung tema “GEMA BHUMARA”. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Telkom University, dilanjutkan dengan pembacaan doa. Momentum tersebut menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus sekaligus memulai perjalanan akademik dan pengembangan diri sebagai bagian dari keluarga besar Tel-U Purwokerto.
Dalam sambutannya, Ibu Dr. Tenia Wahyuningrum, S.Kom., M.T. menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa baru yang telah diterima di Tel-U Purwokerto. Ia menegaskan bahwa perkuliahan merupakan awal perjalanan untuk terus bertumbuh, berkarya, dan memberikan dampak. Dengan latar belakang, pengalaman, serta cita-cita yang beragam, mahasiswa diharapkan mampu saling menghargai perbedaan dan tidak hanya berorientasi pada pencapaian gelar.

“Gunakan masa-masa perkuliahan ini dengan sebaik-baiknya karena kalian semua harus menjadi mahasiswa yang aktif dan berani bermimpi, berkarya, dan berinovasi yang berdampak kepada masyarakat,” ujar Ibu Tenia.
Pesan tersebut diperkuat oleh Direktur Kemahasiswaan, Karir, dan Alumni Telkom University Purwokerto, Dr. Maulana Rezi, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Ia mengingatkan mahasiswa bahwa perguruan tinggi bukan hanya tempat untuk mengejar pencapaian akademik, tetapi juga ruang untuk membangun karakter dan mengembangkan diri. Nilai harmony, excellence, dan integrity menjadi pondasi yang perlu dijunjung mahasiswa selama menjalani kehidupan kampus.

“Kejarlah 3 hal untuk terus berkembang dan menjadi pondasi utama yakni harmony, excellence, dan integrity.” tutur Dr. Maulana.
Ia juga menekankan bahwa reputasi dan karier tidak baru dibangun setelah mahasiswa lulus, tetapi dimulai sejak berada di bangku perkuliahan.
“Mulai hari ini mari kita bangun reputasi diri Anda semua. Karier bukan dibangun ketika Anda lulus, tapi dimulai dari hari ini,” tegasnya.

Pembukaan resmi PKKMB Tel-U Purwokerto 2026 kemudian ditandai dengan pemukulan gong oleh Ibu Dr. Tenia bersama Bapak Dr. Catur Nugroho dan Bapak Tata. Prosesi dilanjutkan dengan penyematan co-card dan ikat kepala oleh Dr. Maulana Rezi, S.Psi., M.Psi., Psikolog kepada perwakilan mahasiswa baru sebagai simbol dimulainya perjalanan mereka sebagai bagian dari keluarga besar Tel-U Purwokerto.
Rangkaian PKKMB kemudian dilanjutkan dengan sesi “Talkshow From Student to Scholar: Surviving and Thriving in University Life” bersama Fathia Fairuza. Dalam sesi tersebut, Fathia membagikan pengalaman perjalanan pendidikan sekaligus memberikan gambaran kepada mahasiswa baru mengenai bagaimana memanfaatkan masa perkuliahan untuk berkembang dan mempersiapkan masa depan.

Fathia Fairuza yang berasal dari Sidoarjo, Jawa Timur dan merupakan lulusan SMA Negeri 1 Sidoarjo, sebelumnya pernah mengikuti program pertukaran pelajar ke Spanyol sebelum melanjutkan pendidikan sarjana di Jepang. Ia kemudian meneruskan pendidikan magister di Columbia University, New York, Amerika Serikat.
Pengalamannya mengenal program pertukaran pelajar dan beasiswa ke luar negeri sejak masa sekolah menjadi salah satu hal yang mendorong Fathia untuk berani melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Ia mengajak mahasiswa baru untuk mulai membayangkan diri mereka dalam 10 tahun ke depan serta menentukan langkah yang dapat dilakukan sejak menjadi mahasiswa.
Fathia juga membagikan cita-citanya untuk berkarir sebagai diplomat PBB di luar negeri. Menurutnya, tujuan besar perlu dipersiapkan sejak S1 dengan menarik mundur target tersebut menjadi langkah-langkah yang dapat dilakukan mulai dari sekarang. Mahasiswa juga didorong untuk mulai membangun portofolio melalui organisasi, kompetisi, pengalaman internasional, maupun berbagai kegiatan pengembangan diri.
Pesan tersebut menunjukkan bahwa perjalanan perkuliahan tidak hanya tentang menyelesaikan studi, tetapi juga bagaimana setiap pengalaman yang diperoleh selama menjadi mahasiswa dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan maupun membangun karier di masa depan.
Semangat tersebut turut terlihat dari harapan mahasiswa baru. Givhari Rezi Nanditya, mahasiswa Program Studi Teknik Logistik asal Depok, mengaku materi mengenai manajemen waktu sejak semester pertama menjadi salah satu hal yang paling diingatnya.
“Paling yang dari Kak Jonathan itu, cara manage waktu dari semester 1, dari awal-awal. Sama ya, stabilin nilai IPK. Kalau bisa naik terus dari awal semester sampai akhir,” ungkap Givhari.
Selama menempuh perkuliahan, Givhari menargetkan dapat lulus tepat waktu tanpa mengulang mata kuliah dan berharap dapat segera memperoleh pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan.
Sementara itu, Nadia Bilki, mahasiswa Teknik Logistik asal Cilacap sekaligus penerima beasiswa unggulan, menargetkan capaian akademik yang baik sekaligus aktif mengikuti kompetisi dan UKM untuk mengembangkan dirinya.
“Yang pertama, IPK ya, soalnya juga ada ketentuan beasiswa. Ikut kompetisi-kompetisi atau UKM-UKM di TUP dan bisa mengeksplor diri, berkembang,” ujar Nadia.
Kisah Givhari dan Nadia memperlihatkan bahwa mahasiswa baru datang ke Tel-U Purwokerto dengan latar belakang dan tujuan yang beragam. Ada yang mengejar prestasi akademik, ingin aktif dalam kegiatan kampus, membangun pengalaman, hingga mempersiapkan karier sejak dini.
Hal tersebut sejalan dengan pesan yang disampaikan dalam pembukaan PKKMB 2026 bahwa perjalanan mahasiswa tidak hanya tentang menyelesaikan pendidikan, tetapi juga tentang bagaimana setiap individu memanfaatkan kesempatan untuk bertumbuh, berkarya, berinovasi, dan memberikan dampak.

Melalui semangat “GEMA BHUMARA”, PKKMB Tel-U Purwokerto 2026 menjadi pintu awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal rumah barunya, membangun relasi, menemukan potensi, sekaligus mulai menorehkan perjalanan yang akan membentuk identitas mereka sebagai mahasiswa. Dari hari pertama inilah, langkah untuk membangun reputasi, mengejar excellence, menjunjung integrity, dan menciptakan harmony mulai berjalan.
Writer : Widya | Editor : Ella