PURWOKERTO — Ribuan pelari turut memeriahkan Tel-U Purwokerto City Run (PCR) 2026 yang digelar di Telkom University (Tel-U) Kampus Purwokerto, Minggu (23/8/2026). Tak sekedar menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan budaya dan potensi UMKM lokal Purwokerto kepada para peserta.

Rektor dan Direktur Tel-U Kampus Purwokerto, Bapak Prof. Dr Suyanto, S.T., M.Sc., dan Ibu Dr. Tenia Wahyuningrum S.Kom., M.T. , mengatakan PCR 2026 dirancang tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai ruang untuk mengangkat potensi lokal yang dimiliki Purwokerto.
“Selain lari, event olahraga itu mau mengangkat budaya lokal Purwokerto dan UMKM juga,” ujar Ibu Tenia saat ditemui di sela pelaksanaan PCR 2026.
Mengambil titik start dan finis di Tel-U Kampus Purwokerto, PCR 2026 menghadirkan sejumlah kategori yang dapat diikuti oleh masyarakat, yakni 5K Pelajar, 5K Umum, 10K Umum, dan 10K Master. Antusiasme peserta terlihat dari semangat para pelari yang mengikuti perlombaan hingga mencapai garis finish.

Ajang tersebut juga menjadi momentum membanggakan bagi peserta yang berhasil meraih podium. Pada kategori 5K Umum putri, Mei Fitria berhasil keluar sebagai juara pertama. Sementara itu, Lintang berhasil meraih juara pertama kategori 5K Pelajar putri.
Selain perlombaan lari, rangkaian PCR 2026 turut dimeriahkan dengan hiburan Zumba dan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada para peserta yang berhasil meraih posisi terbaik di masing-masing kategori.

Kembalinya PCR pada 2026 menjadi momentum tersendiri bagi kegiatan yang telah diselenggarakan sejak 2017 tersebut. Ibu Tenia menjelaskan, PCR sempat tidak digelar pada 2024 dan 2025 seiring proses penyatuan institusi. Pada 2026, kegiatan kembali hadir dengan membawa nama Tel-U.
Bagi sebagian peserta, PCR 2026 juga menjadi pengalaman untuk kembali membangun semangat berolahraga. Salah satunya Nada Salsabila, peserta asal Purwokerto yang mengikuti kategori fun run.
Nada mengatakan PCR 2026 menjadi event lari ketiganya. Setelah menyelesaikan perlombaan, ia mengaku tidak mengalami kendala berarti hingga mencapai garis finis.
“Senang aja, aku bisa lari lagi. Larinya sudah lama, jadi aku senang bisa olahraga lagi,” kata Nada.
Nada memberikan nilai 9 dari 10 untuk penyelenggaraan PCR 2026. Menurutnya, konsep fun run membuat kegiatan terasa menyenangkan sekaligus memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk kembali aktif berolahraga.
“Sudah bagus, enggak ada saran lagi,” ujarnya.
Ke depan, Nada berharap PCR dapat kembali digelar dengan penyelenggaraan yang semakin baik dan kuota peserta fun run yang lebih banyak sehingga semakin banyak masyarakat dapat berpartisipasi.
“Harapannya semakin lancar, semakin maju, terus kuota fun run-nya makin banyak, jadi semuanya bisa ikut,” katanya.
Melalui PCR 2026, Tel-U Purwokerto tidak hanya menghadirkan kompetisi lari, tetapi juga memadukan olahraga dengan pengenalan budaya dan potensi UMKM lokal. Kehadiran ribuan peserta serta capaian para peraih podium menjadi bagian dari semangat menjadikan PCR sebagai agenda olahraga yang semakin dikenal dan dinantikan masyarakat.
Writer : Widya | Editor : Ella