Digitalisasi Pemasaran Gula Semut Desa Pernasidi: Kolaborasi IndoCEISS dan UNISEL Hadirkan Pelatihan AI dan Digital Marketing

Banyumas, 15 Agustus 2026 – Dalam upaya memperkuat daya saing produk lokal melalui pemanfaatan teknologi digital, IndoCEISS bersama University Selangor (UNISEL), Malaysia, dan 14 perguruan tinggi di Indonesia menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional di Wisata Pereng, Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah. 

Kegiatan ini berfokus pada penguatan pengetahuan masyarakat Desa Pernasidi mengenai Artificial Intelligence (AI), literasi digital, dan traceability sebagai bagian dari pengembangan pemasaran serta kepercayaan terhadap produk gula semut. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari perwakilan IndoCEISS serta Kepala Desa Pernasidi, kemudian dilanjutkan dengan overview kegiatan pengabdian kepada masyarakat. 

Pemanfaatan AI untuk Promosi Digital 

Sesi pertama menghadirkan Prof. Ir. H. Setyawan Widyarto, M.Sc., Ph.D. yang menyampaikan materi mengenai pemanfaatan AI untuk promosi digital. Peserta diperkenalkan pada berbagai penggunaan AI dalam aktivitas pemasaran, mulai dari menyusun caption dan deskripsi produk, mengembangkan ide konten, hingga membantu menghasilkan konsep materi promosi secara lebih efektif.

AI diperkenalkan sebagai alat bantu yang dapat dimanfaatkan dengan perangkat sederhana yang telah dimiliki masyarakat. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya penggunaan AI secara bertanggung jawab, termasuk menjaga kesesuaian informasi dan keaslian produk dalam materi promosi.

Mengenalkan AI untuk Promosi Digital

Materi pertama disampaikan oleh Prof. Ir. H. Setyawan Widyarto, M.Sc., Ph.D. mengenai pemanfaatan AI untuk promosi digital. Peserta diperkenalkan pada penggunaan AI sebagai alat bantu dalam mendukung kegiatan promosi produk, termasuk pembuatan ide dan materi konten yang dapat membantu masyarakat memanfaatkan teknologi secara lebih efektif.

Materi kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab bersama peserta. Sesi ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk memahami lebih jauh pemanfaatan AI serta kaitannya dengan kebutuhan promosi produk lokal di era digital.

Meningkatkan Literasi Digital Masyarakat 

Materi kedua disampaikan oleh Dr. Jani Kusanti, S.Kom., M.Cs. yang membahas literasi digital sederhana dan traceability. Peserta diperkenalkan pada pentingnya pemanfaatan teknologi digital secara bijak, sekaligus memahami bagaimana informasi mengenai asal-usul dan proses suatu produk dapat ditelusuri. Dalam pembahasan tersebut, konsep blockchain turut diperkenalkan secara sederhana sebagai salah satu teknologi yang dapat mendukung transparansi produk. 

Mengenal Langsung Proses Produksi 

Ketua kelompok tani Desa Pernasidi, Sikko, menyambut positif kegiatan tersebut. “Acaranya jos banget. Semoga kami bisa menjadi penerima manfaat untuk kegiatan selanjutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua IndoCEISS Pusat, Prof. Dra. Sri Hartati, M.Sc., Ph.D., turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan dan berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat serta mendukung pengembangan potensi produk lokal.

Melalui kolaborasi internasional ini, penguatan kapasitas masyarakat diharapkan dapat mendukung pemanfaatan teknologi dalam pengembangan produk gula semut, sekaligus membuka peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas hingga tingkat internasional.

Writer : Widya | Editor : Ella

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Secret Link