Banyumas – Perkembangan teknologi digital membuka semakin banyak peluang bagi masyarakat untuk memperoleh penghasilan sekaligus mengembangkan kemampuan finansial. Namun, peluang tersebut perlu diimbangi dengan pemahaman dalam mengelola keuangan agar pendapatan yang diperoleh dapat memberikan manfaat jangka panjang.
Hal tersebut menjadi perhatian dosen Program Studi Bisnis Digital Telkom University Purwokerto melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang digelar di SMA Negeri 1 Banyumas, Kamis (9/7/2026). Kegiatan yang diikuti oleh guru-guru SMA Negeri 1 Banyumas ini mengangkat tema “Investasi Cerdas dan Digital Marketing untuk Meningkatkan Literasi Finansial dan Digital.”
Kegiatan menghadirkan tiga dosen Bisnis Digital Telkom University Purwokerto, yakni Chusnul Maulidina Hidayat, S.M., M.M., Kurnia Indah Sumunar, S.Ak., M.Ak., dan Silvia Van Marsally, S.E., M.M. Materi yang mengintegrasikan dua aspek penting dalam menghadapi era digital, yaitu kemampuan memanfaatkan kanal digital untuk menciptakan peluang pendapatan dan kemampuan mengelola pendapatan secara bijak melalui perencanaan keuangan.

Dalam pemaparannya, para dosen mengajak peserta memahami pentingnya literasi finansial, mulai dari menabung, investasi, manajemen utang, hingga proteksi keuangan. Perencanaan keuangan tidak hanya dipandang sebagai aktivitas menyimpan uang, tetapi juga sebagai upaya mengatur pendapatan dan menempatkannya secara tepat untuk mencapai tujuan keuangan di masa depan.
Selain aspek finansial, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai digital marketing sebagai salah satu sarana untuk membuka peluang ekonomi. Pemanfaatan media digital dapat membantu seseorang mengkomunikasikan produk kepada konsumen sekaligus meningkatkan daya saing di tengah perkembangan ekonomi digital.
Kepala SMA Negeri 1 Banyumas, Erlien Retnoviyanti, M.Pd, menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap kolaborasi yang terjalin dengan Telkom University Purwokerto dapat terus berlanjut. Menurutnya, kegiatan berbagi pengetahuan seperti ini tidak hanya dilakukan satu kali, tetapi dapat dikembangkan melalui kerja sama dan sharing secara berkelanjutan dengan menghadirkan materi yang relevan bagi kebutuhan sekolah.
“Kami berharap kerja sama seperti ini tidak hanya berhenti pada kegiatan hari ini. Ke depan, kami berharap bisa kembali mendapatkan sharing dan pendampingan, tidak hanya untuk guru, tetapi juga dapat menyasar siswa sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, guru-guru SMA Negeri 1 Banyumas diajak untuk melihat keterkaitan antara kemampuan menghasilkan pendapatan dan kemampuan mengelolanya. Generasi yang tangguh di era digital tidak hanya dituntut mampu memanfaatkan teknologi untuk memperoleh penghasilan, tetapi juga memiliki kemampuan mengamankan dan mengembangkan hasil pendapatan melalui keputusan keuangan yang tepat.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat literasi finansial dan digital di lingkungan pendidikan, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara Telkom University Purwokerto dan SMA Negeri 1 Banyumas.

Writer : Silvia | Editor: Widya