Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Telkom University Purwokerto pada Wisuda Periode Genap Tahun Akademik 2025/2026. Divaa Syaiful Hidayat, mahasiswa Program Studi S1 Teknik Logistik, berhasil meraih predikat Wisudawan Berprestasi berkat konsistensinya dalam menyeimbangkan capaian akademik, organisasi, kompetisi, penelitian, hingga kewirausahaan selama menempuh pendidikan. Berbagai pengalaman yang dijalaninya tidak hanya mengantarkan pada prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan, inovasi, dan semangat untuk terus memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Bagi Divaa, pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang selalu memberikan semangat selama menjalani masa perkuliahan. Ia mengungkapkan bahwa keluarga menjadi sumber motivasi utama, didukung oleh dosen dan teman-teman yang senantiasa memberikan dorongan untuk terus berkembang. Selain itu, keterlibatannya sebagai anggota HIPMI PT Telkom University Purwokerto turut membuka peluang baginya untuk memperdalam minat di bidang inovasi dan kewirausahaan.

Perjalanan Divaa dimulai sejak mengikuti rangkaian PKKMB dan orientasi program studi. Sejak saat itu, ia memilih untuk aktif dalam berbagai kegiatan di luar ruang kelas tanpa mengabaikan tanggung jawab akademik. Berbagai pengalaman seperti mengikuti organisasi, kompetisi, penelitian, program magang, hingga membangun bisnis menjadi proses pembelajaran yang saling melengkapi dan membentuk kompetensi yang dimilikinya saat ini.
Salah satu pencapaian yang paling berkesan bagi Divaa adalah keberhasilannya mengikuti Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) sebanyak dua kali. Selain itu, ia juga aktif mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Youth Co:Lab Central Java, serta ISFO. Menurutnya, setiap kompetisi memberikan pengalaman baru yang tidak hanya memperluas wawasan, tetapi juga melatih pola pikir inovatif, kemampuan bekerja sama dalam tim, serta mengembangkan solusi yang berdampak.

Di balik berbagai pencapaian tersebut, Divaa mengakui bahwa membagi waktu antara perkuliahan, organisasi, penelitian, kompetisi, dan bisnis bukanlah hal yang mudah. Ia bahkan pernah merasa kewalahan ketika berbagai tanggung jawab datang secara bersamaan. Namun, kondisi tersebut justru mengajarkannya pentingnya menyusun prioritas, membuat jadwal yang terstruktur, serta menyelesaikan setiap pekerjaan tanpa menunda. “Tantangan terbesar bagi aku adalah menyeimbangkan perkuliahan dengan berbagai kegiatan di luar kelas, seperti kompetisi, penelitian, organisasi, dan mengembangkan bisnis. Cara mengatasinya adalah dengan mengatur prioritas, menjaga komunikasi dengan tim, dan tetap disiplin terhadap target yang sudah dibuat,” ungkap Divaa.
Divaa juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanannya. Selain keluarga yang selalu memberikan doa dan dukungan, ia memberikan apresiasi kepada Bagian Kemahasiswaan yaitu Bapak Halim Qista Karima, S.T., M.Sc. dan Bapak Novanda Alim Setya Nugraha, S.S., M.Hum., serta Bagian Sentra Inovasi yaitu Ibu Nia Annisa Ferani Tanjung, S.Si., M.Cs. atas dukungan dalam bidang inovasi dan kewirausahaan. Divaa juga mengucaplkan terimakasih untuk seluruh dosen Teknik Logistik, khususnya Ibu Nabila Noor Qisthani, S.T., M.T., CSCA. selaku Ketua Program Studi yang selalu memberikan arahan dan motivasi.

Saat diumumkan sebagai Wisudawan Berprestasi, Divaa mengaku merasa sangat bersyukur sekaligus tidak menyangka dapat memperoleh penghargaan tersebut. Menurutnya, banyak mahasiswa lain yang juga memiliki prestasi luar biasa sehingga penghargaan ini menjadi amanah untuk terus berkembang, berkarya, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Berbagai pengalaman selama mengikuti kompetisi, menjalani program magang, serta membangun bisnis turut membentuk cara pandangnya terhadap dunia profesional. Ia menyadari bahwa keberhasilan di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga dipengaruhi oleh kemampuan komunikasi, kolaborasi, integritas, adaptasi, serta kemauan untuk terus belajar sepanjang hayat.
Setelah resmi menyelesaikan studinya, Divaa berencana mengembangkan bisnis yang telah dirintis dengan menerapkan ilmu Teknik Logistik yang diperolehnya selama kuliah. Di sisi lain, ia juga membuka peluang untuk berkarier di dunia industri agar dapat memperkaya pengalaman profesional sekaligus mengombinasikannya dengan pengembangan usaha yang dijalankan. Menutup wawancara, Divaa membagikan pesan kepada mahasiswa Telkom University Purwokerto agar tidak takut keluar dari zona nyaman dan memanfaatkan setiap kesempatan yang tersedia selama masa perkuliahan.
“Jangan ragu untuk mengikuti kompetisi, organisasi, penelitian, magang, maupun program-program kampus lainnya. Jangan takut gagal, karena setiap proses pasti memberikan pembelajaran yang berharga. Prestasi bukan hanya tentang hasil atau penghargaan, tetapi tentang bagaimana kita terus belajar, bertumbuh, dan mampu memberikan manfaat bagi orang lain,” pesannya.
Kisah Divaa menunjukkan bahwa predikat Wisudawan Berprestasi bukan diperoleh secara instan, melainkan melalui konsistensi, kemauan untuk terus belajar, serta keberanian memanfaatkan setiap peluang yang ada. Perjalanan tersebut menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri dan menciptakan dampak positif, baik di lingkungan akademik maupun masyarakat.
Writer : Widya | Editor : Ella