Purwokerto – Puluhan karya tugas akhir mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Telkom University Purwokerto dipamerkan dalam acara bertajuk “Buka HajaTAn. Kondangan ke Pameran” yang berlangsung selama dua hari berturut-turut di gedung DSP Telkom University Purwokerto yang dimulai pada hari Rabu, 22 Juli 2026 ini menghadirkan lebih dari 70 exhibitor dan menjadi ajang apresiasi sekaligus wadah berbagi inspirasi bagi para mahasiswa dan pengunjung.
Acara dibuka dengan prosesi pemotongan tumpeng yang dilakukan secara simbolis oleh Ibu Ratih Alifah, S.Ds., M.Ds., selaku Koordinator Tugas Akhir Program Studi DKV, Bapak Galih Putra, S.Sn., M.Sn., selaku Ketua Program Studi DKV Telkom University Purwokerto, serta Bapak Arief Budiman, selaku Ketua Program Studi DKV Telkom University Bandung. Momen ini menjadi tanda dimulainya rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan panitia, mulai dari pameran karya, talkshow, workshop, sharing session, awarding, hingga sesi hiburan bagi seluruh pengunjung yang hadir.

Galih Putra menegaskan pentingnya memberikan ruang kebebasan berekspresi bagi mahasiswa selama tetap berada dalam koridor akademik yang bertanggung jawab. “Sebagai bidang ilmu yang menggabungkan seni dan komunikasi, DKV mendorong mahasiswa untuk membuat karya yang inovatif, kreatif, dan memiliki karakter yang kuat. Selama aturan tidak berubah dan siswa memiliki kemampuan untuk bertanggung jawab atas ide-ide akademik mereka, mereka diberi kebebasan berekspresi,” ujar Galih Putra.
Pernyataan ini sekaligus menjawab semangat yang diusung oleh tema Buka HajaTAn. Kondangan ke Pameran yang mengajak masyarakat luas untuk kondangan atau berkunjung menikmati sajian karya-karya kreatif mahasiswa DKV.
Salah satu karya yang menyita perhatian pengunjung datang dari mahasiswa bernama Bilal Muntazhar. Alih-alih membuat karya konvensional seperti poster atau ilustrasi, Bilal justru menciptakan sebuah game di platform Roblox dengan tema social space.
“Aku bikin game di Roblox yang temanya adalah social space. Tujuannya dari pembuatan karya ini adalah untuk membantu promosi Telkom University Purwokerto. Jadi di dalam game-nya ada miniatur kampus Telkom Purwokerto,” jelas Bilal saat ditemui di stan pamerannya.
Bagi Bilal, karya ini berawal dari hobinya bermain Roblox yang kemudian ia sulap menjadi tugas akhir yang bermanfaat. Pengunjung yang penasaran bisa langsung mengakses game tersebut dengan cara masuk ke Roblox dan mencari Telkom University Beta. Proses pengerjaan tugas akhir ini terbilang tidak sebentar. Bilal mengungkapkan bahwa riset untuk karyanya memakan waktu hingga 6 bulan, sementara proses pembuatan game-nya sendiri bisa dikejar dalam 2 bulan, dengan pengerjaan santai selama 4 bulanan.

Selain pameran karya, acara Buka HajaTAn juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan pendukung. Sesi sharing session memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk saling bertukar pengalaman dalam proses kreatif mereka. Pameran yang digelar selama dua hari berturut-turut ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa DKV Telkom University Purwokerto tidak hanya menghasilkan karya yang estetis, tetapi juga fungsional dan inovatif. Dengan melibatkan lebih dari 70 exhibitor, acara ini menjadi ajang bergengsi bagi mahasiswa untuk memamerkan hasil kerja keras mereka selama menempuh pendidikan.
Dengan berakhirnya acara ini, diharapkan semangat kreativitas dan inovasi mahasiswa DKV Telkom University Purwokerto terus berkembang, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia desain dan komunikasi visual di Indonesia.

Writer : Ella