Telkom University kembali menorehkan capaian membanggakan melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2026. Sebanyak 137 proposal terbaik berhasil lolos seleksi tingkat universitas (TUNC) dan resmi disubmit ke Simbelmawa. Pencapaian ini menjadi bukti meningkatnya kualitas dan kesiapan mahasiswa dalam berkompetisi di ajang nasional.
Proses seleksi proposal PKM tahun ini berlangsung secara bertahap dan kompetitif. Tahap awal dimulai dari seleksi internal di Telkom University Purwokerto, di mana dipilih 47 proposal terbaik. Selanjutnya, proposal tersebut bersaing di tingkat TUNC hingga akhirnya terpilih 137 proposal terbaik yang berhak melaju ke tahap submit Simbelmawa.
Adapun timeline pelaksanaan PKM 2026 dimulai dari tahap sosialisasi kepada mahasiswa, dilanjutkan dengan penyusunan proposal oleh masing-masing tim. Setelah itu, dilakukan pengumpulan dan seleksi internal di tingkat universitas, kemudian masuk ke tahap review lanjutan di tingkat TUNC. Proposal yang dinyatakan lolos kemudian menjalani tahap revisi dan penyempurnaan sebelum akhirnya disubmit ke Simbelmawa.
Dari total proposal yang lolos, terdiri dari berbagai skema PKM, yaitu PKM-RE sebanyak 5 proposal, PKM-KC sebanyak 11 proposal, PKM-K sebanyak 5 proposal, PKM-KI sebanyak 1 proposal, PKM-PM sebanyak 1 proposal, PKM-PI sebanyak 2 proposal, PKM-RSH sebanyak 1 proposal, PKM-GVK sebanyak 6 proposal, dan PKM-GVT sebanyak 2 proposal. Keberagaman skema ini menunjukkan luasnya bidang inovasi yang dikembangkan oleh mahasiswa.
Dalam proses seleksi, tim reviewer mengungkapkan bahwa kesalahan yang paling sering ditemukan pada proposal yang tidak lolos justru berasal dari hal-hal mendasar. Kesalahan kecil seperti ukuran font, gaya penulisan, hingga margin masih menjadi kendala utama dalam penilaian administrasi.
Meski demikian, kualitas proposal PKM mahasiswa tahun ini dinilai mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Mahasiswa dinilai semakin memahami format dan sistematika penulisan proposal, sehingga banyak proposal yang secara administratif sudah layak sebelum memasuki tahap review lebih lanjut.
Tim reviewer juga menaruh harapan besar terhadap 137 proposal yang telah lolos. Diharapkan, semakin banyak proposal yang berhasil lolos pendanaan hingga dapat diimplementasikan secara nyata. Hal ini tidak hanya memberikan dampak bagi masyarakat, tetapi juga mampu mengharumkan nama Telkom University di tingkat nasional.
Untuk dapat melaju hingga Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), tim mahasiswa diharapkan memperhatikan kelengkapan administrasi serta luaran dari masing-masing skema PKM. Kedua aspek tersebut menjadi faktor penting dalam proses seleksi lanjutan.
Dalam perannya, reviewer tidak hanya melakukan penilaian, tetapi juga memberikan masukan dan koreksi, khususnya terkait aspek administrasi. Sementara itu, pengembangan ide dan inovasi tetap menjadi tanggung jawab mahasiswa bersama dosen pembimbing di masing-masing tim.
“Sebagai penutup, kami menghimbau seluruh mahasiswa untuk terus meningkatkan ketelitian dalam penyusunan proposal. Kemampuan dalam penulisan dan administrasi merupakan keterampilan penting yang tidak hanya berguna dalam PKM, tetapi juga untuk kebutuhan akademik dan profesional di masa depan.” ujar Zakky, salah satu Reviewer Satria Muda
Keberhasilan 137 proposal PKM Telkom University 2026 ini menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi. Kini, harapan besar tertuju pada tahap selanjutnya, yaitu lolos pendanaan hingga melaju ke PIMNAS dan membawa nama baik kampus di kancah nasional.
Writer : Widya | Editor : Ella