Telkom University Dampingi Orang Tua Bentuk Perilaku Digital Sehat Anak melalui Literasi Digital Keluarga di Desa Banteran

Telkom University Kampus Purwokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat literasi digital masyarakat melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di RT 7 RW 5 Desa Banteran, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Mengusung tema “Pendampingan Literasi Digital Keluarga Berbasis Komunitas: Penguatan Kapasitas Orang Tua Menuju Perilaku Digital Sehat Anak”, program ini berfokus pada peningkatan kapasitas orang tua dalam mendampingi anak agar tumbuh dengan perilaku digital yang sehat dan bertanggung jawab.

Program dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan yang melibatkan 10 orang tua dan 10 anak sebagai peserta utama. Melalui pelatihan, penyusunan kesepakatan digital keluarga, pendampingan, serta evaluasi, peserta diajak membangun pola penggunaan teknologi digital yang lebih sehat di lingkungan keluarga.

Ketua pelaksana kegiatan, Eka Sahputra, S.Kom., M.Kom., menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital membuka banyak peluang bagi proses belajar dan akses informasi anak. Namun, di sisi lain, penggunaan gawai yang tidak disertai pendampingan yang tepat juga berpotensi menimbulkan berbagai risiko.

“Program ini memiliki pendekatan yang berbeda karena tidak hanya memberikan edukasi kepada orang tua, tetapi juga melibatkan anak secara langsung dalam proses penyusunan aturan penggunaan gawai di lingkungan keluarga. Kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa pendampingan digital merupakan tanggung jawab seluruh anggota keluarga,” jelas Eka.

Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh materi mengenai kesadaran dan pola asuh digital, strategi membentuk perilaku digital sehat anak, serta implementasi komitmen digital keluarga. Salah satu aktivitas utama dalam program ini adalah penyusunan Kesepakatan Digital Keluarga, yakni aturan yang disusun bersama oleh orang tua dan anak terkait penggunaan gawai, pengaturan waktu layar (screen time), aktivitas alternatif non-gawai, serta pola komunikasi di lingkungan rumah tangga.

Ketua PKK RT 7 RW 5 Desa Banteran mengapresiasi pelaksanaan program yang dinilai sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Menurutnya, hampir seluruh keluarga telah memiliki akses terhadap telepon pintar dan internet, namun masih banyak orang tua yang menghadapi tantangan dalam mengatur penggunaan gawai pada anak.

“Program ini memberikan wawasan baru kepada para orang tua mengenai cara mendampingi anak di era digital. Menariknya, anak-anak juga dilibatkan secara langsung sehingga aturan yang dibuat menjadi lebih mudah diterapkan di rumah,” ujarnya.

Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan positif pada kapasitas orang tua maupun perilaku digital anak setelah mengikuti program. Pada kelompok orang tua, skor rata-rata praktik pendampingan digital meningkat dari 3,69 menjadi 4,14. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek sikap pengasuhan, aturan keluarga, komunikasi, dan aktivitas alternatif dengan capaian 16,13 persen.

Sementara itu, pada kelompok anak, skor perilaku digital sehat meningkat dari 3,43 menjadi 3,72. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek aturan keluarga dan kepatuhan, yakni sebesar 11,58 persen. Hasil tersebut menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua dan anak dalam menyusun serta menerapkan aturan penggunaan gawai mampu mendorong perubahan perilaku digital yang lebih positif.

Program ini juga memperoleh respons yang sangat baik dari peserta. Sebanyak 88 persen peserta menyatakan setuju dan sangat setuju terhadap seluruh aspek kegiatan, mulai dari kesesuaian materi, metode pelaksanaan, manfaat program, hingga harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang.

Program ini melibatkan dosen dari Program Studi Sains Data dan Teknik Biomedis serta mahasiswa Program Studi Sains Data Telkom University Kampus Purwokerto. Tim terdiri atas Eka Sahputra, S.Kom., M.Kom., Rizki Amalia Pratiwi, S.Tr.T., M.T., Nisrina Hanifa Setiono, S.Kom., M.Cs., Aina Latifa Riyana Putri, S.Si., M.Mat., serta mahasiswa Rizal Wahyu Pratama, Donna Nur Tamara, Habibah Ratna Fadhila Islami Hana, dan Rania Rasendriya Wijaya.

Melalui kegiatan ini, Telkom University Kampus Purwokerto menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi tantangan era digital. Model pendampingan literasi digital keluarga berbasis komunitas yang diterapkan di Desa Banteran diharapkan dapat menjadi praktik baik yang direplikasi di berbagai wilayah sehingga mampu mendukung terwujudnya generasi yang lebih bijak, sehat, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital.

Writer : Ella

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Secret Link