Cathlin Vania Allun Raih Prestasi sebagai Paper Author pada SMAP 2026 di Jakarta

Prodi S1 Teknik Telekomunikasi Telkom University Purwokerto kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Salah satu mahasiswinya, Cathlin Vania Allun, berhasil menjadi Paper Author dalam ajang bergengsi Symposium on Microwave, Antenna, and Propagation (SMAP) 2026 yang diselenggarakan di Jakarta.

SMAP 2026 merupakan konferensi internasional yang berfokus pada bidang microwave, antena, dan propagasi—tiga aspek penting dalam pengembangan teknologi telekomunikasi modern. Forum ini menjadi wadah bagi para peneliti dari berbagai negara untuk mempresentasikan hasil riset terbaik mereka dengan standar akademik yang tinggi.

Berawal dari ketertarikannya pada bidang antena, Cathlin melihat peluang untuk mengembangkan penelitian yang selaras dengan tugas akhirnya. Dengan dukungan penuh dari dosen pembimbing, ia memutuskan untuk melangkah lebih jauh dengan mengikutsertakan penelitiannya ke forum internasional. “Karena memang suka di bidang antena dan kebetulan tugas akhir juga sejalan, jadi sekalian dikembangkan,” ungkapnya.

Dalam penelitiannya, Cathlin mengangkat topik desain antena pada frekuensi 24 GHz untuk sistem radar. Ia menawarkan pendekatan menggunakan eksitasi Taylor pada konfigurasi antena array. Inovasi ini tidak hanya berfokus pada desain semata, tetapi juga memberikan acuan bagi peneliti lain dalam menentukan konfigurasi optimal pada frekuensi tersebut. Dengan kata lain, riset ini diharapkan dapat menjadi referensi awal untuk pengembangan penelitian lanjutan di bidang antena berfrekuensi tinggi.

Proses yang dilalui Cathlin tidaklah sederhana. Mulai dari penentuan parameter, perhitungan dimensi antena, hingga perancangan konfigurasi yang tepat, semuanya membutuhkan ketelitian tinggi dan waktu yang tidak sedikit. Ia bahkan mengaku harus bekerja hampir tanpa istirahat selama beberapa hari demi menyelesaikan penelitian dan penulisan paper. Setelah itu, paper yang telah disusun harus melalui proses seleksi ketat oleh tim reviewer internasional sebelum akhirnya dinyatakan lolos dan layak dipresentasikan.

Dalam perjalanannya, Cathlin tidak sendiri. Ia mendapatkan dukungan besar dari kedua dosen pembimbingnya, serta rekan-rekan yang turut membantu dalam proses penelitian dan penulisan. Kolaborasi ini menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilannya menembus forum ilmiah internasional.

Rasa haru dan bangga pun tak terbendung saat karyanya dinyatakan diterima. “Senang banget, tidak menyangka bisa keterima karena yang menilai adalah peneliti dari luar negeri dengan standar yang tinggi,” ujarnya. Pengalaman ini menjadi pencapaian berharga sekaligus bukti bahwa mahasiswa mampu bersaing ditingkat global.

Di balik pencapaian tersebut, Cathlin juga menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal manajemen waktu. Menyeimbangkan antara penelitian, penulisan, dan aktivitas lainnya menjadi ujian tersendiri. Namun, dengan komitmen dan disiplin, ia mampu melewati semua proses tersebut hingga mencapai hasil yang membanggakan.

Ke depan, Cathlin memiliki ambisi besar untuk terus berkembang di bidang antena. Ia berharap dapat berkarier di industri terkait, termasuk di perusahaan BUMN maupun sektor telekomunikasi, sembari terus meningkatkan kompetensinya agar semakin ahli di bidang yang di tekuni.

Sebagai penutup, ia menyampaikan pesan sederhana namun kuat bagi mahasiswa lain: “Kalau kamu sudah ada di posisi yang mungkin awalnya bukan pilihanmu, jalani saja. Tapi belajarlah 100 kali lebih keras dari orang lain.” Ujarnya

Prestasi Cathlin menjadi bukti bahwa ketekunan, minat, dan keberanian untuk mencoba dapat membuka jalan menuju panggung internasional. Pencapaian ini sekaligus mempertegas komitmen Telkom University Purwokerto dalam mencetak talenta unggul yang mampu berkontribusi dan bersaing di tingkat global, khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang telekomunikasi.

Writer : Widya | Editor : Ella

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Secret Link