Permudah Pengelolaan Toko Sayur dan Buah, Mahasiswa Informatika Kembangkan Aplikasi VanqisFresh 

Upaya transformasi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali diwujudkan oleh mahasiswa Telkom University Purwokerto melalui pengembangan aplikasi berbasis web untuk mendukung pengelolaan usaha secara lebih efektif. Empat mahasiswa Program Studi S1 Informatika berhasil merancang dan menyerahterimakan aplikasi VanqisFresh kepada VanqisStore, sebuah usaha ritel sayur dan buah segar yang berlokasi di Banjarnegara, Jawa Tengah.

Kegiatan serah terima dilaksanakan pada Jumat, 2 Mei 2026, di lokasi usaha VanqisStore dan merupakan bagian dari implementasi Mata Kuliah Informatika untuk Masyarakat (IUM) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 di bawah bimbingan dosen Program Studi Informatika, Ibu Nenen Isnaeni, S.Kom., M.Kom.

VanqisStore yang dikelola oleh Kholimah selama ini telah memanfaatkan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp untuk memasarkan produknya. Namun, proses pelayanan pelanggan masih menghadapi sejumlah kendala karena informasi mengenai harga, stok, dan ketersediaan produk belum tersaji dalam satu platform yang terintegrasi. Akibatnya, pelanggan harus menghubungi admin secara langsung untuk memperoleh informasi tersebut, sehingga meningkatkan beban kerja administrasi dan memperlambat proses pemesanan.

Melihat kondisi tersebut, tim mahasiswa yang terdiri atas Zahra Tsuroyya Poetri sebagai ketua tim, Amanda Windhu Gustyas, Rozhak, dan Raia Gusti Prayogo mengembangkan VanqisFresh sebagai solusi digital yang dapat membantu pengelolaan informasi produk sekaligus mempermudah proses transaksi pelanggan.

VanqisFresh hadir dalam bentuk katalog digital dan sistem pemesanan berbasis web yang memungkinkan pelanggan mengakses informasi produk secara real-time. Melalui platform ini, pelanggan dapat melihat berbagai jenis sayur dan buah yang tersedia lengkap dengan foto produk, harga terkini, kategori, serta status ketersediaan stok tanpa perlu menghubungi admin terlebih dahulu. Sistem juga dilengkapi fitur pencarian dan penyaringan kategori yang memudahkan pelanggan menemukan produk yang diinginkan dengan lebih cepat.

Selain menyediakan katalog produk yang terpusat, aplikasi ini juga menawarkan dua metode pemesanan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Opsi pertama adalah pemesanan melalui WhatsApp yang secara otomatis menghasilkan format pesan berisi daftar produk, jumlah pembelian, harga satuan, dan total transaksi untuk dikirim kepada admin. Opsi kedua adalah pembayaran melalui transfer manual menggunakan QRIS, transfer bank, maupun dompet digital, dengan fasilitas unggah bukti pembayaran langsung melalui website.

Tidak hanya itu, pelanggan juga dapat memantau status pesanan secara mandiri menggunakan nomor order yang diberikan sistem. Fitur ini membantu mengurangi kebutuhan komunikasi berulang antara pelanggan dan admin terkait perkembangan pesanan.

Di sisi pengelolaan usaha, VanqisFresh dilengkapi dengan dashboard admin berbasis Django Admin yang dirancang sederhana dan mudah digunakan. Melalui dashboard tersebut, pemilik usaha dapat memperbarui data produk, mengatur stok dan harga harian, mengelola promosi, melakukan verifikasi pembayaran, serta memantau dan memperbarui status pesanan pelanggan secara mandiri.

Sebagai bagian dari implementasi program, tim mahasiswa juga memberikan pelatihan penggunaan sistem kepada pemilik VanqisStore. Pelatihan yang dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan serah terima aplikasi tersebut bertujuan memastikan mitra mampu mengoperasikan seluruh fitur yang tersedia tanpa memerlukan kemampuan teknis khusus.

“Dulu pelanggan sering chat tanya harga dan stok, padahal setiap hari bisa berubah. Admin jadi repot jawab pertanyaan yang sama terus-menerus. Sekarang dengan VanqisFresh, semua informasi sudah bisa dilihat langsung di website.” Ujar pemilik VanqisStore Banjarnegara

Pemilik VanqisStore, Kholimah, menyambut baik kehadiran aplikasi tersebut. Menurutnya, VanqisFresh membantu mengatasi permasalahan yang selama ini dihadapi dalam melayani pelanggan, khususnya terkait penyampaian informasi harga dan stok produk yang sering berubah setiap hari.

Melalui pengembangan dan implementasi VanqisFresh, mahasiswa Telkom University Purwokerto tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi. Kehadiran sistem ini diharapkan dapat membantu VanqisStore memperluas jangkauan pasar, meningkatkan kualitas layanan pelanggan, serta mendukung efisiensi operasional usaha.

Bagi masyarakat yang ingin mencoba layanan tersebut, VanqisFresh dapat diakses secara langsung melalui https://vanqisfresh.shop/. Tim pengembang berharap platform ini dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi UMKM lainnya untuk memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana meningkatkan daya saing usaha di era transformasi digital.

Program ini sekaligus menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku UMKM dapat menghasilkan inovasi yang bermanfaat dalam mendorong percepatan transformasi digital sektor usaha lokal. Ke depan, VanqisFresh diharapkan dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi UMKM lainnya untuk memanfaatkan teknologi sebagai sarana meningkatkan daya saing di era digital.

Writer : Widya | Editor : Ella

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Secret Link