Purwokerto — Telkom University Purwokerto menggelar kegiatan Serah Terima Jabatan Organisasi Kemahasiswaan dan Sosialisasi Kemahasiswaan yang dirangkaikan dengan Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Awards pada Kamis, 15 Januari 2026 di Aula Rachmat Efendi, Telkom University Purwokerto. Sebanyak 37 organisasi kemahasiswaan terlibat dalam prosesi serah terima jabatan tersebut. Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya masa kepengurusan lama sekaligus dimulainya kepengurusan baru, serta momentum evaluasi kinerja organisasi mahasiswa selama satu periode kepengurusan.
Kepala Urusan Kemahasiswaan Karier dan Alumni Telkom University Purwokerto, Kadarisman, S.Si., mengatakan bahwa kegiatan serah terima jabatan dan Ormawa Awards memiliki makna penting dalam pembinaan mahasiswa.
“Kegiatan ini menjadi momentum refleksi, evaluasi, dan regenerasi organisasi mahasiswa, sekaligus menguatkan nilai tanggung jawab, profesionalisme, dan integritas dalam berorganisasi,” ujarnya, kamis (15/1/2026)
Dalam rangkaian acara yang sama, Telkom University Purwokerto memberikan Ormawa Awards kepada organisasi mahasiswa terbaik. Penghargaan diberikan dalam dua kategori, yakni Ormawa Institusi Terbaik dan Ormawa Program Studi terbaik, dengan total tiga nominasi Ormawa Institusi Terbaik dan tiga nominasi Ormawa Program Studi Terbaik.
Juara 1 kategori Institusi diraih oleh UKM Sentral Kerohanian Islam (SKI), Juara 2 Korps Sukarela (KSR), dan Juara 3 BEM KEMA Tel-U Purwokerto. Sedangkan Juara 1 kategori Program Studi diraih oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Biomedis, Juara 2 diraih oleh Himpunan Mahasiswa Informatika, dan Juara 3 oleh Himpunan Mahasiswa Sains Data.
Kadarisman menjelaskan bahwa penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, antara lain perencanaan dan realisasi program kerja, inovasi dan kreativitas kegiatan, dampak kegiatan bagi mahasiswa, kampus, dan masyarakat, konsistensi dan keberlanjutan program, tata kelola organisasi dan administrasi, serta kepatuhan terhadap regulasi dan nilai-nilai kampus.
Ia menuturkan bahwa organisasi peraih penghargaan menunjukkan kombinasi antara inovasi program, dampak sosial yang nyata, dan konsistensi pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, organisasi tersebut tidak hanya aktif secara kuantitas, tetapi berkualitas dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa dan masyarakat.
Sejumlah kontribusi nyata organisasi mahasiswa juga disampaikan, mulai dari program pengabdian masyarakat seperti Ramadhan Akbar, donor darah, dan aksi sosial, kegiatan literasi, edukasi, serta pendampingan masyarakat terkait penerapan dan penggunaan teknologi, hingga penyelenggaraan event akademik dan non-akademik serta kegiatan kewirausahaan mahasiswa dan inovasi berbasis teknologi.
Lebih lanjut, Kadarisman menyebut bahwa organisasi mahasiswa berperan dalam membentuk profil lulusan. Ia menjelaskan bahwa organisasi menjadi wadah pembelajaran soft skills: kepemimpinan, komunikasi, kerja tim, dan manajemen konflik, serta berfungsi untuk melatih kepekaan sosial dan empati, sehingga dapat “menyiapkan lulusan yang unggul secara akademik, matang secara karakter, dan siap berkontribusi di masyarakat dan dunia kerja.
Melalui kegiatan ini, pihak kampus berharap pengurus organisasi mahasiswa yang baru dapat menjalankan amanah dengan integritas dan tanggung jawab, menghadirkan program yang inovatif dan berdampak, serta membangun kolaborasi yang sehat antarorganisasi dan dengan pihak kampus.
Writer : Yoga | Editor : Ella