Telcomnica Voice Tel-U Purwokerto Sabet Medali Perak di KICC: Bukti Dedikasi dan Tekad Raih Emas Selanjutnya

Paduan Suara Telkom University Purwokerto (Tel-U Purwokerto) sukses menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Tim yang bernama Telcomnica Voice ini berhasil membawa pulang Silver Medal dari ajang bergengsi Karangturi International Choir Competition (KICC) yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Karangturi di Semarang, Jawa Tengah.

Prestasi ini menjadi bukti nyata dedikasi dan kerja keras para anggota tim, meskipun dihadapkan pada sejumlah tantangan. Dalam kompetisi ini, Telcomnica Voice bertanding di kategori Pop dan Jazz. Mereka membawakan dua lagu, yaitu “Don’t Stop Me Now” dan “Mantan Terindah”. 

Ivana Helga Pincharista menyebut bahwa pemilihan lagu “Don’t Stop Me Now” oleh pelatih merupakan sebuah tantangan, karena lagu tersebut dikenal sulit dan biasanya hanya dibawakan saat babak Grand Prix.

“Pilihan lagu ini menantang kami sejak awal,” ujar Ivana. Keysha Marischa menambahkan bahwa salah satu tantangan terbesar yang dihadapi tim di panggung internasional adalah kesulitan dalam balancing suara antar individu dan kop suara tim.

Telcomnica Voice memulai latihan intensif sejak Februari 2025. Strategi latihan yang diterapkan oleh Pelatih sekaligus Konduktor, Bang John, tidak hanya berfokus pada teknik vokal, tetapi juga melibatkan latihan pernapasan dan latihan fisik untuk memastikan koreografi tidak kaku.

Untuk menjaga kekompakan dan harmoni, tim menerapkan disiplin tinggi. Selain pengulangan, koreksi, dan evaluasi, mereka juga menerapkan sistem denda bagi yang terlambat atau tidak hadir. Ivana mengungkapkan cara lain menjaga kekompakan adalah melalui kepedulian satu sama lain dan memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi.

Dukungan signifikan datang dari pihak kampus, terutama dari tim kemahasiswaan dan Pembina Telcomnica Voice, yaitu Bu Agatha dan Bu Wulan. Keysha Marischa menjelaskan bahwa alasan tim memilih KICC sebagai ajang perlombaan adalah karena faktor lokasi yang relatif dekat dari Purwokerto dan adanya keterbatasan biaya. Meskipun demikian, keterbatasan ini justru menjadi pelecut semangat tim untuk berprestasi.

Di balik kesuksesan ini, tim inti Telcomnica Voice terdiri dari, Pelatih/Konduktor (Bang John), Keyboardist (Mas Ewa), Cajonist (Gohan), Pembina Kampus (Bu Agatha dan Bu Wulan), serta seluruh mahasiswa yang tergabung dalam Telcomnica Voice. 

Selain momen kompetisi, Keysha dan Ivana sepakat bahwa momen paling menegangkan terjadi di luar panggung, seperti di Transit Room dan Vocalizing Room menjelang penampilan. Ivana secara khusus menyebut momen doa bersama sambil bergandengan tangan sebagai momen yang penuh haru dan menegangkan.

Dalam menggambarkan seluruh perjalanan KICC ini dalam satu kata, Keysha memilih kata “PROUD” (Bangga), sementara Ivana memilih kata “Mujizat”. “Ini merupakan pengalaman yang sangat berkesan bagi saya karena ini pertama kalinya saya mengikuti lomba internasional,” ujar Keysha.

 “Bahwa meskipun menghadapi berbagai rintangan, pengorbanan waktu, materi, mental, dan kesehatan, mereka merasakan banyak pelajaran dan kebaikan yang tidak terduga.” ungkap Ivana Helga. Setelah sukses meraih medali perak, rencana dan target Telcomnica Voice selanjutnya sangat jelas, yakni mengikuti lomba di tahun depan dan meraih medali emas.

Writer: Isyiffah | Editor : Ella

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Secret Link