Hompimpaa Playschool, lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Desa Karanggintung, Kabupaten Banyumas, terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas komunikasi antara guru dan orang tua murid. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menerapkan buku penghubung digital berbasis spreadsheet dan Looker Studio sebagai media pemantauan perkembangan anak.
Inovasi ini diterapkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan bersama tim dosen Telkom University Purwokerto yang terdiri dari Zein Hanni Pradana, Prasetyo Yuliantoro, dan Solichah Larasati. Program ini bertujuan menciptakan sistem pelaporan perkembangan anak yang lebih praktis, terintegrasi, dan mudah diakses oleh orang tua.
Sebelumnya, Hompimpaa Playschool menggunakan buku penghubung dalam bentuk dokumen digital berformat PDF. Namun, sistem tersebut dinilai kurang efisien. Guru harus menyusun laporan secara manual setiap periode, sementara orang tua perlu mengunduh banyak file terpisah untuk memantau perkembangan anak.
“Kami sering menghadapi kendala karena laporan harus dibuat ulang dan tidak bersifat dinamis. Orang tua juga kesulitan menelusuri riwayat perkembangan anak karena file laporan terpisah-pisah,” ungkap salah satu guru Hompimpaa Playschool.
Melalui program ini, tim dosen mendampingi pihak sekolah untuk beralih ke sistem buku penghubung digital yang terpusat. Guru mencatat aktivitas dan perkembangan anak langsung ke dalam spreadsheet, kemudian data tersebut ditampilkan secara otomatis dalam dashboard interaktif menggunakan Looker Studio.
Dengan sistem baru ini, guru tidak lagi perlu membuat laporan dalam format PDF atau mengatur tata letak dokumen. Cukup dengan satu kali input data, informasi perkembangan anak langsung tersaji secara real time. Orang tua pun dapat mengakses dashboard secara daring dan memantau perkembangan anak berdasarkan rentang tanggal yang diinginkan.
Kegiatan pendampingan dilaksanakan melalui tiga kali pertemuan tatap muka. Pertemuan pertama difokuskan pada diskusi kebutuhan dan pemetaan permasalahan sekolah. Pertemuan kedua berisi pelatihan penggunaan spreadsheet dan Looker Studio, sedangkan pertemuan ketiga diarahkan pada pendampingan lanjutan serta evaluasi implementasi sistem.
Selain pendampingan teknis, tim pengabdi juga menyusun modul panduan praktis sebagai pegangan guru dalam mengoperasikan buku penghubung digital. Modul ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan program dan membantu guru mengelola sistem secara mandiri.
Penerapan buku penghubung digital ini mendapat respons positif dari guru dan orang tua murid. Guru merasakan berkurangnya beban administrasi, sementara orang tua mengaku lebih mudah dan cepat memperoleh informasi perkembangan anak tanpa harus mengunduh laporan berulang kali.
Melalui inovasi ini, Hompimpaa Playschool berharap komunikasi antara guru dan orang tua semakin efektif dan berkelanjutan. Ke depan, model buku penghubung digital berbasis dashboard ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga PAUD lain dalam memanfaatkan teknologi digital secara sederhana namun berdampak nyata bagi pendidikan anak usia dini.
Writer : Vania | Editor : Ella