Bangga! Mahasiswa Sistem Informasi Telkom Purwokerto Lolos Program Future Leader Camp 2025

Mahasiswa Sistem Informasi Telkom University Purwokerto kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui ajang Future Leader Camp (FLC) 2025 yang diselenggarakan oleh Kemendiktisaintek. Berdasarkan surat undangan resmi Nomor 4701/B2/PT.01.01/2025 tanggal 12 November 2025, Amalina A’niya Paramitha terpilih sebagai salah satu dari Top 60 Future Leader Regional IV (Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY).

Kegiatan FLC berlangsung pada 18–21 November 2025 di Fave Hotel Graha Agung Surabaya dan Universitas Negeri Surabaya. Program ini memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari para ahli, memperluas jejaring, serta Penguatan karakter, integritas, dan nilai kebangsaan.

FLC dikenal sebagai ajang kepemimpinan nasional yang bergengsi dengan proses seleksi ketat. Dari sekitar 500 pendaftar di Regional IV, hanya 60 peserta yang lolos. Amalina mengaku setiap tahapan seleksi terasa menantang, mulai dari penyusunan CV, menyiapkan surat rekomendasi, penulisan esai motivasi, hingga pengumpulan portofolio organisasi.

“Saya sempat merasa sedikit pesimis karena kompetisinya tinggi. Tapi perasaan itu justru memotivasi saya untuk tetap yakin dan menampilkan versi terbaik diri saya. Menghadapi tantangan ini adalah bagian dari proses tumbuh dan membuktikan bahwa saya layak mendapatkan kesempatan tersebut,” ungkapnya, Kamis (20/11/2025).

Amalina aktif dalam berbagai organisasi, mulai dari anggota divisi Social Development pada Internship HMSI dan koordinator humas acara Mudik Roadshow 2025. Di luar kampus, ia menjabat sebagai Ketua DPK GMNI Telkom University Purwokerto. Sejak sekolah, ia juga telah terlibat dalam PMR, Pramuka, dan KIR (Karya Ilmiah Remaja) sebagai wadah pengembangan kepemimpinan.

Program FLC memiliki potensi besar dalam mendorong pengembangan kepemimpinan mahasiswa, terutama di lingkungan kampus. FLC memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung tentang kepemimpinan yang relevan dengan kebutuhan zaman, mulai dari berpikir kritis, bekerja sama dalam tim, hingga merumuskan solusi yang berdampak.

Menurut Amalina, FLC menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk memahami “kepemimpinan berdampak”, yakni kepemimpinan yang tidak sekadar berbicara, tetapi mampu menggerakkan orang lain dan menghasilkan perubahan nyata. “Pemimpin yang berdampak itu peka terhadap masalah, mau turun langsung, dan bisa menghadirkan solusi yang relevan serta berkelanjutan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa ada tiga nilai kepemimpinan yang ingin terus dikembangkan: integritas, kolaborasi, dan kemampuan mengambil keputusan berbasis data.

”Pertama, aku pengin punya integritas yang kuat, supaya apa yang aku lakukan selalu sejalan sama apa yang aku bilang, dan bisa dipercaya dalam situasi apa pun. Kedua, aku pengin belajar lebih jauh soal kerja bareng orang lain. Ketiga, aku pengin ngembangin kemampuan buat ngambil keputusan yang lebih berbasis data dan logika, apalagi di era teknologi sekarang.” Ujarnya, Kamis (20/11/2025).

Capaian Amalina dalam ajang Future Leader Camp 2025 menjadi bukti bahwa Telkom University Purwokerto tidak hanya mencetak mahasiswa berprestasi secara akademik, tetapi juga melahirkan generasi muda yang memiliki karakter kepemimpinan, kepekaan sosial, dan kemampuan berinovasi. Prestasi ini sekaligus menegaskan komitmen kampus dalam menciptakan lingkungan yang mendorong pengembangan potensi dan kesiapan mahasiswa untuk bersaing di tingkat nasional. Dengan hadirnya mahasiswa Telkom University Purwokerto di FLC 2025, kampus semakin mantap menunjukkan perannya sebagai institusi pendidikan yang melahirkan pemimpin masa depan bangsa. 

Writer: Yoga | Editor : Ella

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Secret Link