Program Studi Teknik Biomedis Telkom University Purwokerto kembali memperkuat kolaborasi internasional dalam bidang akademik melalui acara International Guest Lecturer. Acara ini diselenggarakan secara daring pada Sabtu, 7 Desember 2025 yang menghadirkan dua narasumber internasional dari institusi ternama di Asia dengan topik pembahasan seputar inovasi teknologi dalam bidang medis.
Acara dibuka dengan sambutan Kepala Program Studi Teknik Biomedis Tel-U Purwokerto, Adanti Wido Paramadini, S.T., M.Eng yang menyampaikan apresiasi kepada narasumber dan peserta yang telah berpartisipasi. Dalam sambutannya, Adanti berharap acara ini bisa menambah pengetahuan baru bagi mahasiswa mengenai mikroenkapsulasi dan CT image processing. “Semoga semua orang yang hadir disini khususnya mahasiswa Teknik Biomedis dapat mengambil manfaat dan dapat belajar banyak dari materi yang dibagikan oleh para narasumber hari ini” ungkapnya.
Pemateri pertama, Dr. Suu Yee Win dari Mahidol University, membawakan materi berjudul “Unlocking the Future of Medicine: Microencapsulation of Cells and Nanoparticles.” Dalam paparannya, Suu Yee membahas potensi besar teknologi mikroenkapsulasi dalam pengembangan terapi medis masa depan, termasuk pemanfaatan sel dan nanopartikel dalam sistem penghantaran obat yang lebih efektif dan presisi. Teknologi ini menjadi salah satu inovasi kunci dalam bidang biomedis modern, terutama dalam terapi regeneratif dan rekayasa jaringan.
Sementara itu, sesi kedua diisi oleh Evelyne Calista, B.Eng.,M.Sc, dari National Yang Min Chiao Tung University (NYCU), dengan materi “From Pixels to Clinical Images: An Introduction for CT Image Processing.” Evelyne menjelaskan bagaimana data piksel mentah dari perangkat CT dapat diproses hingga menjadi citra klinis yang dapat digunakan dokter untuk diagnosis. Pada materi ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai tahapan pemrosesan citra, aspek teknis, hingga tantangan dan peluang pengembangan teknologi pencitraan medis di masa depan.
Dalam penutupannya, Su Yee menyampaikan bahwa teknik biomedis merupakan bidang yang sangat bermanfaat dan memiliki peluang karir yang luas, karena berperan langsung dalam memecahkan berbagai permasalahan medis melalui riset, kolaborasi, dan inovasi teknologi. Ia menekankan bahwa perkembangan teknologi seperti 3D printing, kecerdasan buatan (AI), teknologi implan, hingga pemahaman mendalam tentang tubuh manusia, membuka ruang yang sangat besar bagi peneliti dan mahasiswa untuk berkontribusi dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Su Yee juga mengingatkan para peserta untuk mengikuti passion, bukan sekadar mengikuti tren atau tuntutan lingkungan. Menurutnya, dunia riset menawarkan peluang yang tidak terbatas untuk berkreasi dan menemukan solusi baru.
“Jangan hanya mengejar apa yang sedang populer. Fokuslah pada gagasan yang benar-benar ingin kalian kembangkan dan bagaimana gagasan itu dapat memberikan manfaat nyata bagi manusia. Dari situlah perubahan bagi masyarakat dapat dimulai,” ungkap Su Yee.
Melalui kegiatan International Guest Lecturer ini, Telkom University Purwokerto berharap dapat memperluas wawasan akademik civitas akademika serta memperkuat jejaring internasional dalam bidang biomedis. Acara ini juga menjadi langkah nyata untuk menghadirkan pengalaman belajar global yang relevan dengan perkembangan teknologi kesehatan.
Writer: Shafa | Editor : Ella