Upaya pengembangan pemasaran digital bagi pelaku UMKM terus dilakukan dunia pendidikan. Salah satunya melalui program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh tim dosen Telkom University Purwokerto yang diketuai oleh Paradise, S.Kom., M.Kom dengan anggota Maliana Puspa Arum, S.E., M.M, Chusnul Maulidina Hidayat, S.M., M.M., Muhammad Hilman Rusydie, Zyinatul Rizka Amanda untuk Komunitas Bunga Indah Baturaden (KOBIBA). Program ini bertujuan meningkatkan daya saing anggota komunitas melalui pengembangan sistem informasi berbasis website dan pelatihan pengelolaan konten digital.
KOBIBA merupakan komunitas pelaku usaha tanaman hias dan bunga potong di Kecamatan Baturaden. Sebelum program ini berjalan, pemasaran produk masih dilakukan secara tradisional melalui lapak fisik dan promosi dari mulut ke mulut. Metode tersebut membatasi jangkauan konsumen dan membuat potensi pengembangan usaha belum dapat dimaksimalkan. Rendahnya pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu faktor penghambat utama.
Melihat kebutuhan tersebut, tim pengabdian melakukan beberapa tahapan kegiatan mulai dari identifikasi kebutuhan, perancangan website resmi KOBIBA, sosialisasi pemanfaatan teknologi digital, hingga pelatihan teknis pengelolaan konten. Website ini dikembangkan sebagai etalase online yang menampilkan profil komunitas, katalog tanaman hias, daftar harga, dokumentasi kegiatan, serta kontak layanan yang dapat diakses kapan saja tanpa harus datang langsung ke lokasi.
Pada sesi pelatihan, anggota KOBIBA dibimbing untuk mengunggah foto produk, memperbarui harga secara mandiri, menambahkan kategori tanaman, hingga mempromosikan tautan website melalui media sosial. Tim pelaksana juga memberikan pendampingan berkelanjutan agar kemampuan pengelolaan website dapat terus berkembang secara mandiri.
Hasil program menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam literasi digital anggota komunitas. Anggota KOBIBA kini terbiasa mengelola konten dan mengombinasikan strategi pemasaran digital melalui website dan media sosial. Selain meningkatkan visibilitas, website juga berhasil membangun citra profesional KOBIBA dan memperluas akses informasi produk ke pasar yang lebih luas.
Ketua tim pelaksana menegaskan bahwa program digitalisasi bukan hanya memberikan solusi teknis, tetapi juga mendorong perubahan pola pikir pelaku UMKM agar lebih siap menghadapi persaingan di era digital. “Digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan strategis agar usaha masyarakat dapat terus tumbuh dan bersaing,” ujarnya.
Program pengabdian masyarakat ini sekaligus mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), terutama pada aspek peningkatan ekonomi produktif masyarakat dan pemanfaatan teknologi sebagai infrastruktur digital. Melalui kolaborasi ini, KOBIBA diharapkan dapat menjadi contoh penguatan ekonomi lokal berbasis teknologi sekaligus model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan
Writer: Vania | Editor : Ella