Dosen Telkom University Raih Juara 2 dalam Inovasi Teknologi IEEE Connecting the Unconnected

Seorang dosen Telkom University berhasil mengharumkan nama kampus dan Indonesia dengan menorehkan prestasi dalam kompetisi internasional IEEE Connecting the Unconnected. Kompetisi bergengsi yang berlangsung sejak Mei hingga November ini menantang inovator dunia untuk menghadirkan solusi yang mampu menjembatani kesenjangan akses digital. Pada ajang tersebut, Dr. Alfin Hikmaturokhman., S.T., M.T berhasil meraih Juara 2 kategori Technology Application, mengungguli peserta lain dari berbagai negara.

Dalam wawancaranya, Pak Alfin mengungkapkan bahwa motivasi terbesar mengikuti kompetisi ini ialah untuk memperkenalkan kondisi geografis Indonesia ke dunia. Ia menekankan bahwa Indonesia adalah negara kepulauan yang terbentang dari Sabang hingga Merauke, dipisahkan oleh lautan dan beragam karakteristik wilayah. Kondisi tersebut menciptakan tantangan besar dalam pemerataan pembangunan telekomunikasi. Jika akses internet di Pulau Jawa dapat dinikmati dengan mudah, masyarakat di luar Jawa masih kesulitan menikmati konektivitas yang sama. Melihat kesenjangan tersebut, ia tergerak untuk menciptakan inovasi yang bisa menjadi solusi nyata.

Dalam perlombaan IEEE Connecting the Unconnected, Dr Alfin memperkenalkan konsep inovatif yang ia kembangkan, yaitu portable 5G Network in the Box. Teknologi ini dirancang sebagai perangkat 5G yang bersifat portabel dan dapat dibawa ke mana saja. Sistem ini terkoneksi melalui satelit, sehingga dapat menjangkau wilayah terpencil. Ia mencontohkan bahwa solusi ini dapat digunakan di daerah seperti Maluku, Papua, atau wilayah pesisir Kalimantan yang akses internetnya masih sulit. Melalui perangkat tersebut, koneksi internet dari satelit misalnya Starlink didistribusikan ke pengguna menggunakan teknologi 5G yang telah terintegrasi sepenuhnya dalam satu box.

Konsep yang diusung Pak Alfin masuk dalam skema Technology Application, salah satu dari tiga skema penilaian selain Business Model dan Community Enablement. Melalui pendekatan berbasis aplikasi teknologi, inovasi portable 5G Network in the Box dinilai mampu memberikan dampak langsung pada masyarakat dengan menghadirkan solusi praktis, efektif, dan relevan untuk meningkatkan akses telekomunikasi.

Kompetisi IEEE Connecting the Unconnected menetapkan dua pemenang di setiap kategori. Keberhasilan Dr Alfin meraih juara kedua menjadi bukti bahwa gagasan dan teknologi yang dikembangkan civitas Telkom University mampu bersaing di tingkat global. Tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa inovasi dari Indonesia memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pemerataan konektivitas dunia.

Kemenangan ini diharapkan dapat membuka jalan lebih luas bagi peneliti dan akademisi Indonesia dalam mengembangkan inovasi telekomunikasi. Dengan terus mendorong penelitian dan pengembangan teknologi, peluang untuk menghadirkan solusi digital yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat semakin besar.

Writer : Vania | Editor : Ella

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Secret Link